KENDARI — Universitas Mandala Waluya melalui Unit Hub Kerjasama menyelenggarakan acara wisuda dan pelepasan mahasiswa pada Sabtu, 6 April 2026, di Aula Serba Guna Kampus Utama Kendari. Dalam upacara yang meriah tersebut, sebanyak 487 mahasiswa dari berbagai program studi dinyatakan telah menyelesaikan studi dan berhak menyandang gelar akademik sesuai dengan jenjang pendidikan mereka.
Acara wisuda 2026 ini menjadi momentum penting dalam sejarah Universitas Mandala Waluya, mengingat keberhasilan implementasi program kolaborasi dengan institusi dan industri telah meningkatkan kualitas lulusan. Unit Hub Kerjasama, yang berperan sebagai penghubung antara dunia akademis dan industri, melaporkan bahwa tingkat penempatan kerja lulusan periode ini mencapai 78 persen dalam waktu tiga bulan setelah wisuda.
Acara dimulai pada pukul 08.00 pagi waktu setempat dengan serangkaian prosesi formal yang dipimpin langsung oleh Rektor Universitas Mandala Waluya, Prof. Dr. Ir. Bambang Sutrisno, M.Sc. Dalam prosesi tersebut, para mahasiswa berjalan menuju panggung dengan mengenakan toga dan birretum lengkap, merupakan momen yang ditunggu-tunggu setelah melewati proses akademik selama bertahun-tahun.
Dari 487 wisudawan, terdiri dari 156 mahasiswa Program Sarjana (S1), 201 mahasiswa Program Magister (S2), dan 130 mahasiswa Program Doktor (S3). Komposisi ini menunjukkan peningkatan signifikan pada jenjang pendidikan tinggi, khususnya pada program pascasarjana yang menjadi fokus pengembangan universitas dalam lima tahun terakhir.
“Tahun ini merupakan tahun yang istimewa bagi Universitas Mandala Waluya. Kami tidak hanya melepaskan lulusan berkualitas, tetapi juga membuktikan komitmen kami dalam menyiapkan sumber daya manusia yang siap berkontribusi untuk kemajuan bangsa,” ujar Prof. Dr. Ir. Bambang Sutrisno dalam pidatonya saat pembukaan wisuda.
Peran signifikan Unit Hub Kerjasama menjadi sorotan utama dalam kesuksesan penempatan lulusan. Unit yang dipimpin oleh Dr. Ir. Siti Nuraini, M.B.A., telah menjalin kerjasama dengan lebih dari 150 perusahaan multinasional, korporasi nasional, dan startup teknologi di Indonesia Timur dan seluruh nusantara.
“Unit Hub Kerjasama kami telah mengembangkan ekosistem kolaborasi yang menguntungkan bagi mahasiswa maupun industri. Melalui program magang terstruktur, pelatihan keterampilan, dan job fair reguler, kami memastikan bahwa setiap lulusan kami memiliki portofolio yang kuat dan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja,” jelas Dr. Ir. Siti Nuraini dalam sesi wawancara khusus.
Salah satu program unggulan yang mendapat apresiasi tinggi adalah “Mandala Industry Connect” atau MIC, sebuah platform digital yang menghubungkan mahasiswa dengan profesional industri. Melalui platform ini, mahasiswa dapat mengakses mentoring, webinar, dan peluang magang dari perusahaan-perusahaan terkemuka. Program ini telah diakses oleh lebih dari 2.000 mahasiswa aktif dalam tahun akademik 2025-2026.
Dalam konteks pelepasan mahasiswa, Unit Hub Kerjasama juga menjalankan program “Career Readiness Bootcamp” yang intensif selama tiga bulan sebelum wisuda. Program ini mencakup pelatihan dalam hal interview skills, resume building, personal branding, dan soft skills yang essential untuk dunia kerja modern.
“Kami percaya bahwa pendidikan formal saja tidak cukup. Mahasiswa perlu diberdayakan dengan keterampilan praktis yang immediately applicable di dunia kerja. Bootcamp kami dirancang oleh praktisi industri berpengalaman, sehingga materi yang diajarkan selalu up-to-date dengan tren industri terkini,” tambah Dra. Hestya Putri Wulandari, Koordinator Program Career Readiness Bootcamp.
Data terbaru menunjukkan bahwa lulusan Universitas Mandala Waluya periode April 2026 tersebar di berbagai sektor industri. Sebanyak 32 persen bekerja di sektor energi dan pertambangan, 28 persen di sektor teknologi dan telekomunikasi, 18 persen di sektor keuangan dan perbankan, 12 persen di sektor pendidikan dan penelitian, dan sisanya di sektor-sektor lain seperti pariwisata, agribisnis, dan pemerintahan.
Gaji rata-rata lulusan S1 berkisar pada Rp 5,2 juta hingga Rp 7,5 juta per bulan, sementara lulusan S2 memperoleh gaji rata-rata Rp 9,5 juta hingga Rp 14 juta per bulan. Adapun lulusan S3 yang mayoritas melanjutkan karir akademis atau menjadi peneliti profesional memiliki kompensasi yang bervariasi sesuai dengan kontrak kerja masing-masing institusi.
Kehadiran para pembicara dari industri dalam acara wisuda juga menjadi catatan penting. PT Pertamina, PT Telkom Indonesia, Bank BRI, dan beberapa perusahaan multinasional lainnya mengirimkan delegasinya untuk memberikan motivasi kepada para wisudawan. Mereka juga mengumumkan pembukaan posisi magang berbayar dan pekerjaan bagi lulusan terbaik tahun ini.
“Universitas Mandala Waluya telah menjadi mitra terpercaya kami dalam pengrekrutan talenta muda yang berkualitas. Lulusan dari sini memiliki kompetensi teknis yang solid dan attitude yang baik. Kami berkomitmen untuk terus memberikan kesempatan kepada generasi muda terbaik dari kampus ini,” terang Bapak Hendra Kusuma, Direktur Pengembangan Sumber Daya Manusia PT Pertamina Regional Sulawesi.
Dalam dimensi pengembangan akademik, Unit Hub Kerjasama juga telah berhasil mengintegrasikan mata kuliah bertajuk “Industrial Practicum” dalam kurikulum semua program studi. Ini memungkinkan mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman praktis langsung di industri sambil menjalani studi formal mereka.
“Integrasi kurikulum dengan industri bukan sekadar slogan. Kami benar-benar memastikan bahwa setiap mahasiswa mendapatkan minimum 200 jam praktikum di industri sebelum wisuda. Hal ini terbukti meningkatkan confidence dan readiness mereka menghadapi dunia kerja,” jelas Prof. Dr. Ir. Bambang Sutrisno.
Aspek lain yang juga dirayakan adalah pencapaian 23 mahasiswa berprestasi yang menerima penghargaan khusus sebagai lulusan terbaik. Mereka dipilih berdasarkan indeks prestasi kumulatif, kontribusi di kampus, dan pencapaian di luar akademik. Salah satu dari mereka adalah Muhammad Rizqi Pratama, mahasiswa S1 Program Studi Teknik Pertambangan dengan IPK 3.87, yang berhasil menemukan inovasi dalam teknologi pengolahan limbah pertambangan.
“Penghargaan ini memotivasi saya untuk terus berinovasi. Saya berterima kasih kepada dosen-dosen dan Unit Hub Kerjasama yang telah membimbing saya untuk tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mengembangkan skill praktis yang dibutuhkan industri,” ujar Muhammad Rizqi saat menerima penghargaan di depan para wisudawan dan keluarga mereka.
Kesuksesan wisuda periode April 2026 ini juga didukung oleh infrastruktur akademik yang telah terus diperbarui. Universitas Mandala Waluya telah menginvestasikan dana signifikan untuk pembangunan laboratory modern, perpustakaan digital, dan learning center yang dilengkapi dengan teknologi terkini.
Dampak positif dari kolaborasi intensif antara Unit Hub Kerjasama dengan industri juga terlihat dari meningkatnya jumlah beasiswa yang ditawarkan. Dalam tahun akademik 2025-2026, sebanyak 156 mahasiswa mendapat beasiswa parsial atau penuh dari perusahaan-perusahaan partner universitas. Ini menunjukkan kepercayaan tinggi dari sektor industri terhadap kualitas pendidikan di Universitas Mandala Waluya.
Ke depannya, Unit Hub Kerjasama menargetkan peningkatan jumlah partner industri menjadi 200 perusahaan dalam dua tahun ke depan. Selain itu, akan dikembangkan pula program alumni network yang lebih terstruktur untuk memastikan bahwa lulusan tetap terhubung dengan universitas dan industri, menciptakan ekosistem yang berkelanjutan dan saling menguntungkan.
“Wisuda hari ini bukan akhir, tetapi awal dari perjalanan baru para wisudawan dalam karir dan kehidupan profesional mereka. Kami di Unit Hub Kerjasama akan terus mendampingi mereka, baik melalui job placement support, professional development, maupun networking opportunities. Alumni kami adalah brand ambassador terbaik bagi Universitas Mandala Waluya,” penutup Dr. Ir. Siti Nuraini.
Acara wisuda 2026 ditutup dengan prosesi recessional yang elegan, diikuti dengan resepsi dan gathering informal antara wisudawan, dosen, orang tua, dan perwakilan industri. Suasana kebersamaan dan kebanggaan terlihat jelas di setiap sudut Aula Serba Guna, menandai sukses penyelenggaraan wisuda period April 2026 di Universitas Mandala Waluya.
Dengan pencapaian ini, Universitas Mandala Waluya semakin menegaskan posisinya sebagai institusi pendidikan tinggi yang responsif terhadap kebutuhan industri dan pasar kerja, sekaligus tetap mempertahankan standar akademik yang tinggi. Para wisudawan periode April 2026 diharapkan dapat menjadi agen perubahan positif dan kontributor nyata bagi pembangunan nasional, khususnya di kawasan Indonesia Timur.